Beranda > News > Produk baru Thermaltake Duo Orb, Lebih Dari Pendingin Prosesor

Produk baru Thermaltake Duo Orb, Lebih Dari Pendingin Prosesor

Jakarta – Bagi para penggila komputer, khususnya pelaku overclock, sebuah pendingin prosesor yang mumpuni mutlak dibutuhkan. Tak heran jika ada beberapa overclockers yang rela menggunakan pendingin dengan cairan nitrogen untuk perangkat mereka.

Nah, kali ini, detikINET kedapatan pendingin prosesor dari Thermaltake. Produsen pendingin yang cukup terkenal di pasaran itu mendatangkan Thermaltake Duo Orb untuk dicicipi.

Secara umum, produk yang hadir dengan kipas ganda itu ternyata mempunyai fungsi lebih dari sebuah pendingin prosesor. Sesuai pengamatan detikINET, perangkat lain seperti Motherboard ataupun Memory juga ikut didinginkan oleh produk ini.

Lebih Adem Namun Lebih Sunyi

Meski memiliki kipas ganda, jangan dulu beranggapan produk ini bakal mengeluarkan suara yang bising. Pada kenyataanya produk ini malah lebih hening dari kipas standar bawaan prosesor.

Selain itu tentunya produk ini juga lebih baik dalam hal mendingkan prosesor, lebih lagi dalam kondisi ter-overclock. detikINET menjajal produk ini pada sistem berbasis AMD socket AM3 dengan prosesor AMD Phenom II X3 720.

Menurut keterangan yang didapat dari aplikasi CoreTemp, tercatat suhu prosesor berada sekitar 36 derajat ketika menggunakan kipas standar. Sedangkan jika menggunakan Thermaltake Orb terjadi penurunan sekitar 3 derajat menjadi 33 derajat pada kondisi idle.

Untuk lebih meyakinkan lagi detikINET memacu kecepatan prosesor dari 2,8GHz menjadi 3,6Ghz. Di sinilah Thermaltake Duo Orb unjuk gigi, dengan kipas standar pada kedaan beban maksimum temperatur dapat mencapai suhu 54 derajat, sedangkan menggunakan Thermaltake Duo Orb hanya berada di kisaran 42 derajat.

Instalasi yang Merepotkan

Kipas Thermaltake Duo Orb ditujukan bagi sistem dengan prosesor AMD ataupun Intel LGA 775. Meski sangat handal dalam masalah performa, namun pemasangan produk ini menurut detikINET tergolong merepotkan.

Khususnya untuk platform AMD, pengguna harus menggantikan dudukan orisinal kipas prosesor dengan yang disertakan dalam kemasan Thermaltake Duo Orb. Ini artinya untuk memasang pendingin seluruh motherboard harus dikeluarkan dari casing dan mur yang mengencangkan dudukan kipas yang ada di balik motherboard harus dilepaskan.

Hal yang paling menyebalkan adalah jika pengguna ingin melepas kembali produk ini. Akibat pasta yang disertakan, prosesor tampak tidak mau lepas dari pendingin ini. Bahkan ketika detikINET berusaha lebih keras, pendingin tersebut malah mengangkat paksa prosesor dari motherboard. Kejadian ini tentu berisiko menyebabkan pin pada prosesor bengkok dan yang lebih parah lagi jika pin itu sampai tanggal.

Alhasil, jika pengguna sudah memutuskan untuk menggunakan pendingin ini sebaiknya jangan berganti-ganti lagi. Dan jika perlu mengganti prosesor AMD yang didinginkan melepaskannya harus bersamaan, jangan melepaskan pendinginnya secara terpisah saat prosesor masih terpasang di motherboard.

Kesimpulannya, kami berani mengatakan Thermaltake Duo Orb merupakan pendingin prosesor yang cukup handal. Terlebih lagi, penampilannya yang menarik dengan kombinasi dua lampu yang menyala, membuat produk ini bisa membuat indah jeroan PC. Berminat? Siapkan Rp.690.000 untuk mendapatkannya.

Kelebihan:
+ Kipas ganda
+ Tampilan menarik
+ Performa pendinginan handal

Kekurangan:
– Instalasi sangat merepotkan

Dalam review ini, detikINET menggunakan sistem berbasis Prosesor AMD Phenom X3 720, Corsair HX1000W, Corsair Dominator, Digital Alliance GTX 275 dan sistem operasi Windows 7 ( eno / wsh )

Jakarta – Bagi para penggila komputer, khususnya pelaku overclock, sebuah pendingin prosesor yang mumpuni mutlak dibutuhkan. Tak heran jika ada beberapa overclockers yang rela menggunakan pendingin dengan cairan nitrogen untuk perangkat mereka.Nah, kali ini, detikINET kedapatan pendingin prosesor dari Thermaltake. Produsen pendingin yang cukup terkenal di pasaran itu mendatangkan Thermaltake Duo Orb untuk dicicipi.

Secara umum, produk yang hadir dengan kipas ganda itu ternyata mempunyai fungsi lebih dari sebuah pendingin prosesor. Sesuai pengamatan detikINET, perangkat lain seperti Motherboard ataupun Memory juga ikut didinginkan oleh produk ini.

Lebih Adem Namun Lebih Sunyi

Meski memiliki kipas ganda, jangan dulu beranggapan produk ini bakal mengeluarkan suara yang bising. Pada kenyataanya produk ini malah lebih hening dari kipas standar bawaan prosesor.

Selain itu tentunya produk ini juga lebih baik dalam hal mendingkan prosesor, lebih lagi dalam kondisi ter-overclock. detikINET menjajal produk ini pada sistem berbasis AMD socket AM3 dengan prosesor AMD Phenom II X3 720.

Menurut keterangan yang didapat dari aplikasi CoreTemp, tercatat suhu prosesor berada sekitar 36 derajat ketika menggunakan kipas standar. Sedangkan jika menggunakan Thermaltake Orb terjadi penurunan sekitar 3 derajat menjadi 33 derajat pada kondisi idle.

Untuk lebih meyakinkan lagi detikINET memacu kecepatan prosesor dari 2,8GHz menjadi 3,6Ghz. Di sinilah Thermaltake Duo Orb unjuk gigi, dengan kipas standar pada kedaan beban maksimum temperatur dapat mencapai suhu 54 derajat, sedangkan menggunakan Thermaltake Duo Orb hanya berada di kisaran 42 derajat.

Instalasi yang Merepotkan

Kipas Thermaltake Duo Orb ditujukan bagi sistem dengan prosesor AMD ataupun Intel LGA 775. Meski sangat handal dalam masalah performa, namun pemasangan produk ini menurut detikINET tergolong merepotkan.

Khususnya untuk platform AMD, pengguna harus menggantikan dudukan orisinal kipas prosesor dengan yang disertakan dalam kemasan Thermaltake Duo Orb. Ini artinya untuk memasang pendingin seluruh motherboard harus dikeluarkan dari casing dan mur yang mengencangkan dudukan kipas yang ada di balik motherboard harus dilepaskan.

Hal yang paling menyebalkan adalah jika pengguna ingin melepas kembali produk ini. Akibat pasta yang disertakan, prosesor tampak tidak mau lepas dari pendingin ini. Bahkan ketika detikINET berusaha lebih keras, pendingin tersebut malah mengangkat paksa prosesor dari motherboard. Kejadian ini tentu berisiko menyebabkan pin pada prosesor bengkok dan yang lebih parah lagi jika pin itu sampai tanggal.

Alhasil, jika pengguna sudah memutuskan untuk menggunakan pendingin ini sebaiknya jangan berganti-ganti lagi. Dan jika perlu mengganti prosesor AMD yang didinginkan melepaskannya harus bersamaan, jangan melepaskan pendinginnya secara terpisah saat prosesor masih terpasang di motherboard.

Kesimpulannya, kami berani mengatakan Thermaltake Duo Orb merupakan pendingin prosesor yang cukup handal. Terlebih lagi, penampilannya yang menarik dengan kombinasi dua lampu yang menyala, membuat produk ini bisa membuat indah jeroan PC. Berminat? Siapkan Rp.690.000 untuk mendapatkannya.

Kelebihan:
+ Kipas ganda
+ Tampilan menarik
+ Performa pendinginan handal

Kekurangan:
– Instalasi sangat merepotkan

Dalam review ini, detikINET menggunakan sistem berbasis Prosesor AMD Phenom X3 720, Corsair HX1000W, Corsair Dominator, Digital Alliance GTX 275 dan sistem operasi Windows 7 ( eno / wsh )

  1. Belum ada komentar.
  1. November 19, 2009 pukul 9:48 am

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: